Kontak :

021-31-118-118

Email :

prodi-iat@idaqu.ac.id

Dosen IAT IDAQU Jakarta Laksanakan PKM di Pesantren Tahfizh Takhassus DAQU Cinagara

Rabu, 11 Februari 2026, Prodi IAT atau Ilmu Al Qur’an dan Tafsir Institut Daarul Qur’an Jakarta kembali melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini mengambil tajuk “Pendampingan Literasi Digital Tafsir untuk Menangkal Distorsi Makna Ayat Al-Qur’an di Media Sosial” dan diselenggarakan di Pondok Pesantren Tahfizh Takhassus Daarul Qur`an Cinagara, Kabupaten Bogor.


Kegiatan PKM ini dihadiri oleh empat dosen Prodi IAT, yaitu Khoirun Nidhom, Lc., MA (Kaprodi), Jaka Ghianovan, S.Th.I., M.Ag. (Sekprodi), Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA, dan Dr. Ida Kurnia Shofa, M.Ag. Selain itu, pengasuh Pesantren Tahfizh Takhassus Cinagara sekaligus dosen IAT IDAQU Jakarta, Deddy Efendi, Lc., M.Pd turut serta mendampingi rombongan dosen dari Tangerang.



Acara ini diikuti oleh santri serta guru pengabdian di lingkungan pesantren. Diskusi berlangsung dalam suasana dialogis—santai dan sarat akan makna. Model pendekatan ini dipilih agar peserta dapat menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka secara terbuka, khususnya terkait fenomena penyebaran konten keagamaan di media sosial.
J. Fenomena distorsi makna ayat Al-Qur’an yang sering beredar di media sosial menjadi perhatian serius yang perlu disikapi secara kritis oleh akademisi.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan positioning Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta sebagai pionir literasi tafsir digital di lingkungan pesantren dan perguruan tinggi keislaman. Di tengah masifnya arus informasi dan maraknya distorsi makna ayat di ruang digital, Prodi IAT IDAQU hadir tidak sekadar sebagai institusi akademik, tetapi sebagai motor penggerak literasi Qur’ani yang kritis, kontekstual, dan bertanggung jawab. Dengan memadukan kedalaman tradisi turats dan ketajaman analisis isu-isu kontemporer, Prodi IAT IDAQU berkomitmen membangun ekosistem literasi digital yang berorientasi pada aksi—mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya melek tafsir, tetapi juga aktif menjaga kemurnian makna Al-Qur’an di ruang publik digital. Melalui langkah-langkah konkret seperti pendampingan, riset, dan pengabdian berbasis isu aktual, Prodi IAT IDAQU Jakarta meneguhkan diri sebagai rujukan dalam pengembangan tafsir yang relevan dengan tantangan zaman. Di tengah masifnya arus informasi dan maraknya distorsi makna ayat di ruang digital, Prodi IAT IDAQU hadir tidak sekadar sebagai institusi akademik, tetapi sebagai motor penggerak literasi Qur’ani yang kritis, kontekstual, dan bertanggung jawab. Wallahu A’lam.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these